Ekuitas Merek dan Portofolio Merek
Ekuitas Merek dan Portofolio Merek
Manfaat Ekuitas
Semua perusahaan atau pelaku bisnis pasti menginginkan brand mereka memiliki kekuatan agar bisa dipercaya oleh konsumen. Berikut ini beberapa manfaat atau laba memiliki merek yang bertenaga atau diklaim merk equity, diantaranya:
1. Tahan Terhadap Persaingan Bisnis
Bagaimana imbas brand equity dalam persaingan bisnis? Jawabannya bisa Anda lihat pada merk iPhone & Samsung yg tetap laku meski banyak merk baru yg jauh lebih murah.
Dengan membentuk merek yang kuat, konsumen akan memberikan kepercayaan dan loyalitas pada merek tersebut. Merek yg punya kekuatan brand tidak perlu risih dengan kompetitor lantaran mereka punya pelanggan setia.
2. Tak Perlu Takut atau Khawatir Menaikkan Harga
Saat ini, sudah semakin banyak saja merk Handphone baru yg memperlihatkan harga yang sangat murah menggunakan fasilitas lengkap. Namun, bagi merek yg telah besar dan memiliki ekuitas merek, menaikkan harga pun tidak akan jadi masalah.
Perusahaan yang menggunakan ekuitas merek yg tinggi akan lebih dikenal oleh masyarakat. Jadi, dengan harga yg mahal pun, konsumen masih rela membeli lantaran memahami kualitasnya bagus.
3. Mengalahkan Kompetitor Menggunakan Diferensiasi Produk
Merek dengan ekuitas yang kuat, tidak perlu risih lagi dalam mempertinggi harga produk atau meluncurkan produk baru yg lebih mahal menurut kompetitor.
Hal ini karena pelanggan mereka sudah percaya menggunakan kualitas dari ekuitas merek tersebut.
Selanjutnya, perusahaan yang memiliki ekuitas merek yang baik akan membuat diferensiasi produk untuk menguasai pasar, sehingga kompetitor bisnis pun akan tumbang dengan sendirinya.
Empat Dimensi Ekuitas Merek
Dalam sebuah artikel di Prophet.Com, David Aaker menyebutkan mengenai dimensi ekuitas merek :
1. Brand Awareness
Brand awareness merupakan kemampuan pelanggan untuk mengenali atau mengingat kembali sebuah merek & mengaitkannya dengan satu kategori produk tertentu.
2.Perceived Quality
Perceived Quality yaitu mendeskripsikan respons holistik pelanggan terhadap kualitas & keunggulan yg ditawarkan merek.
3. Brand Associations
Adalah yang berkenaan dengan segala sesuatu yang terkait dalam memori pelanggan terhadap sebuah merek.
4. Brand Loyalty
Yaitu komitmen yang kuat untuk berlangganan atau membeli kembali suatu merek secara konsisten pada masa mendatang.
Dimensi pertama hingga ketiga adalah dasar yg perlu dipenuhi dan menjadi tolak ukur merk Anda akan diterima konsumen atau nir. Sedangkan yang keempat merupakan insentif yang Anda dapatkan apabila ketiga dimensi tersebut terpenuhi.
Model Ekuitas Merek
Model ekuitas merek didesain untuk menetapkan cara menilai suatu merek. Masing-masing model ekuitas merek menunjukkan wawasan mendalam tentang konsep nilai merek dan cara dalam mengevaluasinya.
1. Penilai Aset Merek (Brand Asset Valuator/BAV)
Brand Asset Valuator adalah metrik yang diterapkan untuk mengukur nilai merek suatu entitas. Brand Asset Valuator ini pertama kali dikembangkan oleh sebuah agensi bernama “Young and Rubicam”.
2. Model BRANDZ
Model ini dikembangkan oleh sang konsultan riset pemasaran Millward Brown dan WPP. Sesuai model ini, pembangunan merek melibatkan serangkaian langkah berurutan, sedangkan setiap langkahnya akan lebih bergantung pada keberhasilan merampungkan langkah sebelumnya.
3. Model AAKER
Model Aaker merupakan cetak biru merk yg dikembangkan oleh pakar pemasaran bernama David Aaker. Model Aaker menekankan pada pentingnya identitas ataupun bukti diri merek & menunjukkan solusi unik untuk t membangun merek yang lebih kuat bertenaga.
Cara Meningkat Ekuitas Merek
Berikut ini beberapa implementasi yang mampu Anda lakukan buat menaikkan merk equity, antara lain:
1. Membuat Variasi dalam Aktivitas Marketing
Variasi pada kegiatan aktivitas marketing sangat diharapkan buat menjaring lebih banyak konsumen yang tertarik & membeli produk Anda. Aktivitas marketing yang bisa dilakukan adalah mulai dari marketing konvensional hingga yang modern & memanfaatkan teknologi & internet.
Untuk itu, cobalah perhatikan value yg sanggup Anda dapatkan menurut berbagai jenis marketing yg Anda lakukan guna mengukur seberapa banyak konsumen yang tertarik.
2. Membangun Networking
Selain marketing, kegiatan networking juga krusial dilakukan buat memperluas jaringan usaha Anda. Anda wajib mulai membiasakan diri untuk berinteraksi dengan banyak orang tanpa adanya tujuan promosi atau jual beli produk.
3. Mengadakan Event
Membuat atau mengadakan event bisa dikatakan menjadi langkah jitu untuk membentuk brand equity. Dengan mengadakan event, Anda mampu melakukan kegiatan jual beli, promosi, pengenalan produk, bahkan hanya sebagai sponsorship & lain sebagainya.
Sehingga, nantinya, akan lebih banyak orang yang melihat, mengenal dan mengingat brand tersebut lebih luas.
Jadi, bisa kita tarik kesimpulan bahwa ekuitas merek adalah nilai tambah yg diberikan pada produk & layanan. Ekuitas merek yang tinggi menjadi impian para pebisnis, karena ekuitas merek yang tinggi mampu mendatangkan banyak sekali keuntungan yang berakhir pada meningkatnya nilai keuntungan perusahaan.
Komentar
Posting Komentar