STRATEGI PERSAINGAN DAN STRATEGI KEHIDUPAN PRODUK
STRATEGI PERSAINGAN DAN STRATEGI KEHIDUPAN PRODUK
Pengertian siklus hidup produk
Suatu siklus yang di alami seluruh produk yang ada di dunia baik itu siklus hidup yang singkat maupun siklus hidup yang lama. Namun dengan adanya perbedaan siklus pada setiap produknya, tentu akan menambah beragam wawasan serta pengertian yang akan menjadi materi bagi setiap produsen
Tahapan Siklus Hidup Produk ( Product Life Cycle )
1. Tahap Perkenalan ( Introduction )
Tahapan ini merupakan tahapan perkenalan yang menjadi cikal-bakal siklus hidup. Awalnya melalui tahapan ini produk akan diproduksi dan dipasarkan dalam jumlah yang lebih besar , walaupun begitu volume penjualannya tentu tidak sesuai dengan jumlahnya. Jadi barang yang dipasarkan merupakan barang yang benar-benar baru.
2. Tahapan Pertumbuhan ( Growth )
Pertumbuhan tahapan yang sesuai dengan namanya, merupakan tahap siklus hidup produk yang akan menentukan suatu produk menjadi lebih berkembang atau tidak, dalam tahapan ini tentu saja laba akan meningkat dan proses nya menjadi lebih menguntungkan. Tahapan ini dipasaran permintaan akan produk semakin meningkat dan minat masyarakat semakin bertambah dengan adanya langkah seperti tersebut
3. Tahapan Kedewasaan ( Maturity Process )
Merupakan tahap dimana produsen serta semua pihak terkait dapat melihat serta mampu menetapkan bahwa penjualan yang dilakukan serta Pemasaran yang dilakukan lebih meningkat jauh lebih banyak dari sebelumnya dan untuk ke depannya juga masih terlihat semakin tetap.
4. Tahap kemunduran ( Decline )
Dalam tahapan yang satu ini pasti setiap siklus hidup produk akan memiliki tahapan dimana produk yang dipasarkan mengalami penurunan agresivitas atau biasa disebut sebagai tahapan kuno suatu produk, untuk itu setiap produsen harus memiliki strategi yang baru yang tentu seja wajib diberikan dalam mengembangkan produk baru yang diminati oleh masyarakat. Hal semacam ini digunakan sebagai langkah yang tepat untuk mengganti produk yang telah usang atau yang telah kuno.
Contoh siklus hidup produk
Salah satu contoh yang dapat diambil adalah produk ternama yaitu Coca-Cola. Pada tahapan perkenalan produk ini mulai dikenal oleh masyarakat pada tahun 1886 sebagai salah satu minuman berkarbonasi, tentu saja ditahap perkenalan mulai banyak yang mengenal produk yang satu ini, dengan strategi pemasaran yang tepat akhirnya Coca-Cola menjadi salah satu produk minuman unggulan. Selanjutnya adalah tahapan pertumbuhan yang satu ini Coca-Cola mulai mendirikan sebuah perusahaan ternama untuk semakin dikenal oleh masyarakat luas, guna meminimalisir terjadinya penurunan minat masyarakat pihak Coca-Cola kembali mempromosikan minumannya dengan teknik yang lebih agresif dari sebelumnya, dalam tahapan ini perusahaan sempat mengalami kesulitan dalam segi finansial. Kemudian pada pendewasaan Coca-Cola mengalami kestabilan dalam produksi serta laba yang didapatkan, namun akhirnya terdapat persaingan baru yang memproduksi minuman berkarbonasi dengan label berbeda dan juga lebih menyempurnakannya, anggapan bahwa minuman Coca-Cola menyebabkan dampak yang tidak bagus membuat minat konsumen menjadi bimbang pesaing serta harga yang mulai bervariasi membuat produk ini mendapatkan persaingan yang cukup ketat. Lalu pada tahap kemunduran perusahaan mengalami penurunan lebih hingga mencapai 15% hal tersebut tentu menjadikan perusahaan untuk kembali mengoptimalkan strategi pemasaran dengan berbagai cara yang lebih efektif dari sebelumnya.
Kemudian adalah pengertian skill hidup produk
Produk lifecycle sendiri merupakan suatu siklus yang dialami seluruh produk yang ada di dunia, baik gitu siklus hidup singkat maupun siklus hidup yang lama. Namun dengan adanya perbedaan siklus pada setiap produknya tentu akan menambah beragam wawasan serta pengertian yang akan menjadi strategi bagi setiap produsen, suatu siklus macan ini juga dilihat dari berbagai produk seperti makanan, barang elektronik dan lainnya.
Untuk itu kewajiban kini menjadi hal penting yang harus dipenuhi dalam melihat siklus suatu produk dengan adanya pemahaman semacam hal tersebut maka dari itu produsen dapat melihat serta memasang strategi yang tepat saat memasarkan produknya. Sehingga secara sederhana siklus hidup produk bisa digambarkan dengan diawali produk dibuat kemudian diperkenalkan kepada pasaran hingga pada akhirnya produk tersebut mulai hilang dari pasaran. Selain itu hal lain yang harus dilakukan oleh produsen untuk memperpanjang umur produknya bisa dari berbagai hal, bisa dengan peningkatan kualitas, peningkatan produk yang akan digunakan serta melakukan berbagai macam strategi yang tentunya menjadi cikal-bakal serta cara khas produsen dalam menentukan umur produknya menjadi lebih lama dari umur produk sebelumnya.
Kesimpulannya : bahwa siklus hidup produk memang menjadi kunci dimana produsen dapat mengambil langkah selanjutnya jika produsen jeli serta teliti dalam mengamati Siklus suatu produk keberhasilan nya bisa bertambah dengan pesat dan membuat produsen mendapat benefit serta keuntungan yang cukup maksimal
Komentar
Posting Komentar